“Apa itu konservasi?” Dewasa ini, konservasi menjadi topik penting yang menarik perhatian seluruh lapisan masyarakat. Konservasi didefinisikan sebagai upaya memelihara milik kita (to keep, to save what we have) dan memanfaatkan secara bijaksana (wise use). Konsep ini diperkenalkan pertama kali oleh Presiden Amerika Serikat, Theodore Roosevelt (1902). Saat itu beliau khawatir terhadap eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran, sehingga menyerukan pelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang. Masalah terkait lingkungan yang terjadi saat ini memerlukan upaya mitigasi, penanganan, dan pemulihan yang melibatkan semua pihak. Oleh karena itu, konservasi berperan sebagai dasar ilmu dan prinsip dalam menyelesaikan masalah lingkungan. Dengan menghindari eksploitasi berlebihan dan menjaga keseimbangan ekologi, harapannya sumber daya dapat tersedia untuk masa depan (Darmayani. et al., 2022). Pengetahuan dasar mengenai prinsip konservasi menjadi kunci sukses penerapan konservasi di level tapak. Oleh karena itu, penting untuk memberikan bekal yang memadai pada setiap orang, termasuk pemuda. Pembelakan mengenai konservasi dilakukan pada kegiatan Forestry Educamp. FORESTRY EDUCAMP Forestry Educamp merupakan kegiatan peningkatan kapasitas pemuda dalam pengelolaan hutan lestari. Sebanyak 30 pemuda dari Makassar dan masyarakat sekitar hutan, mengikuti perkemahan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tabo-Tabo, Kec. Bungoro, Kab. Pangkajene dan Kepulauan.